Cari Blog Ini

Selasa, 20 Juli 2010

U ARE U

Banyak orang yang tidak mengenali dirinya sendiri , yang senantiasa berganti peran, layaknya aktor yang sedang memerankan suatu peran yang kemudian berganti perann menjadi seorang yang berbeda. dia terikat kontrak untuk memerankan apa yang di inginkan oleh khalayak. mungkin peran yang dimainkannya ia sukai mungkin juga tidak. Yah, kurang lebih seperti itulah orang yang tidak mempunyai keistiqomahan dalam menjalani hidupnya, ia terombang-ambing dalam ketidak pastian "siapakah diriku sebenarnya?" ia hanya mengikuti kemana saja arus akan membawanya, tanpa ia ketahui rintangan-rintangan yang akan datang padanya, dan tanpa ia pertimbangkan positif negatif dari apa yang dilakuknannya.

oke sobat! Kita sudah tahu peribahasa ini "tidak ada asap kalau tidak ada api". hal itu pun pasti ada sebab-sebanya donk, inilsh diantaranya:

1. Ngikutin temen. yah gak sedikit orang yang tergelincir gara-gara ngikutin yang namanya temen, tapi gak semua temen membawa pengaruh negatif pastinya, makanya harus pinter-pinter milih temen. Allah berfirman
"janganlah kamu mengikuti apa-apa yang tidak kamu mempunyai pengetahuan tentangnya, sesungguhnya penglihatan, pendengaran dan hati akan dimintai pertanggung jawaban" (Q.S. Al-Isro:36
2. terlena. ektika seseorang telah mendapatkan kesenangan dunia sring kali mereka mengubah kebiasaan hidupnya .
3. mencampur adukkan yang hak dan yang bathil
4. keras hati, tidak mau mendengarkan teguran dan peringatan.

yah, itulah diantaranya penyebab seorang lupa akan jati dirinya....

"jadilah dirimu sendiri. kamu adalah kamu sendiri yang akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah"

HAYA
"Seandainya Allah tidak menutupi perempuan dengan rasa malu tentu ia lebih rendah dari pada niali sekepal tanah." (Uqdu al-Lujain)

Subhanllah! betapa Allah itu Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk makhluk-Nya.
Ukhti! apakah kita sudah menyadari bahwa Allah itu benar-benar mengangkat derajat kaum perempuan? dia angkat derajat kita melalui perantara seorang yang begitu amanah, berbudi pekerti mulia dan sangat menghormati kaum hawa. Dialah pahlawan yang telah mengeluarkan manusia dari zaman jahiliyah kepada zaman ilmiyah, dia pula yang membebaskan perempuan dari belenggu budaya jahiliyyah, yang teramat keji itu. islam begitu memuliakan kaum hawa, misalnya dengan dijadikannya surga di bawah telapak kaki ibu, memberikan syari'at yang begitu sempurna bagi kaum perempuan yakni dengan jilbab yang menutupi seluruh auratnya. Yah dialah Nabi Muhammad Saw. penutup para nabi yang membawa agama bagi seluruh umat manusia, yaitu agama Islam, satu-satunya agama yang diridhai Allah SWT.
namun, fenomena saat ini tidak sedikit dari kaum perempuan yang merasa bangga memperlihatkan auratnya kepada yang bukan muhrimnya, tanpa ada rasa "malu".

"seandainya Allah tidak menutupi perempuan dengan rasa malu tentu ia lebih rendah dari pada niali sekepal tanah." (Uqdu al-Lujain)
na'udzubillahimindzalik, semoga Allah menjauhkan kita dari kehinaan itu.